TP PKK Teluk Pandan Tekankan Sinkronisasi Data untuk Percepatan Penurunan Stunting

1BANGSA.ID – Ketua TP PKK Kecamatan Teluk Pandan, Siti Kaspia Anwar, M.Pd, menegaskan bahwa sinkronisasi data menjadi fondasi utama dalam percepatan penurunan stunting di wilayah Teluk Pandan. Hal itu disampaikannya saat memimpin Rapat Koordinasi Penanganan Kemiskinan dan Stunting, Rabu (19/11/2025).

Menurutnya, program penanganan stunting tidak akan mencapai hasil maksimal tanpa basis data yang valid dan terintegrasi.
“Tanpa data yang jelas dan tepat sasaran, maka yang kita lakukan seperti menabur garam di air laut,” ujarnya.

Siti menekankan bahwa percepatan penurunan stunting harus dilakukan melalui gerakan lintas sektor, termasuk dukungan CSR, serta harus selaras dengan program Desa Berdaya. Ia meminta kolaborasi dipercepat terutama pada desa yang masih berada di zona merah stunting.

“Data selanjutnya adalah data desa-desa yang sudah dicanangkan pelaksanaan kegiatan di tahun 2025–2026,” tambahnya. Dengan data desa yang terpadu, seluruh organisasi kemasyarakatan diharapkan dapat mengambil peran melalui desa binaan masing-masing.

Edukasi Pernikahan Dini di Sekolah

Dalam rapat tersebut, Siti juga menyoroti persoalan pernikahan usia dini, yang disebut sebagai salah satu akar penyebab stunting di Teluk Pandan. Menurutnya, edukasi kepada para siswa-siswi harus diperkuat di sekolah maupun pondok pesantren.

“Ibu yang menikah muda cenderung melahirkan anak dalam kondisi kurang, karena minimnya pengetahuan dan edukasi,” tegasnya.

TP PKK Teluk Pandan menargetkan percepatan pencegahan stunting dilakukan secara terstruktur melalui integrasi data, penguatan edukasi, dan kolaborasi lintas program di seluruh desa.

NURD | LE | ADV

Leave A Reply

Your email address will not be published.