Share Post

Camat Samboja Telusuri Data Warga Miskin yang Disebut Tertinggi di Kukar

BERITAKALTIM.CO – Disebut-sebut sebagai kecamatan yang memiliki tingkat kemiskinan warga yang tinggi, membuat jajaran Pemerintah Kecamatan Samboja, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), berusaha keras menelusuri sumber datanya. Namun begitu, pemerintah di sana tetap menjadikannya bahan evaluasi.

Berdasarkan data terkini, Samboja tercatat memiliki angka kemiskinan tertinggi di antara kecamatan lain di Kukar, sebuah kondisi yang tampaknya bertentangan dengan realitas ekonomi masyarakat setempat.

Camat Samboja, Damsik, mengungkapkan keheranannya terhadap data tersebut.

“Saya masih mencari tahu, apa sebenarnya yang menjadi penyebabnya? Sangat mengherankan melihat Samboja berada di puncak daftar angka kemiskinan,” ujar Damsik pada saat diwawancarai, Selasa (30/4/2024)

Kondisi ekonomi Samboja yang tampaknya stabil, dengan sebagian besar penduduk memiliki pendapatan yang cukup dan kepemilikan kendaraan yang melimpah, menambah kebingungan atas data kemiskinan yang ada.

Namun demikian, sebagai konsekuensi, pihak pemerintah kecamatan berusaha menelusuri sumber masalahnya. Termasuk tolok ukur sehingga membuat angka tersebut muncul. Pemerintah Kecamatan Samboja berencana meningkatkan koordinasi dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, termasuk Dinas Sosial.

“Setiap OPD di Kukar telah merancang program untuk mengurangi kemiskinan. Kami di kecamatan berperan aktif berkoordinasi dengan pemerintah pusat. Kami yakin, dengan kerjasama yang solid, kita bisa mengatasi masalah kemiskinan ini,” tuturnya

Dengan harapan kerjasama yang erat antara OPD, khususnya Dinas Sosial, Damsik berharap penyebab utama kemiskinan di Samboja dapat segera terungkap.

Hal ini akan memungkinkan penerapan strategi yang tepat dan efektif untuk mengentaskan kemiskinan di wilayah tersebut, meningkatkan kualitas hidup masyarakat Samboja. #

Reporter : Ari | Editor: Charle| ADV | Diskominfo Kukar

Share Post
Leave A Reply

Your email address will not be published.